Korban Di evakuasi ke rumah duka
GORONTALO UTARA, BASARNAS – Sebuah tragedi memilukan menimpa tiga orang anak di Desa Garapia, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Mereka terseret arus sungai yang tiba-tiba meluap saat sedang asyik mandi, Kamis (12/03/2026) sore. Akibat kejadian ini, satu orang anak ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD), sementara dua lainnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo melalui Pos SAR Gorontalo Utara segera menerjunkan tim rescue setelah menerima laporan dari masyarakat.
Berdasarkan laporan kronologi, peristiwa naas ini bermula sekitar pukul 15.30 WITA. Ketiga korban bersama-sama mandi di sungai di Desa Garapia. Saat itu, kondisi cuaca sedang hujan deras. Diduga karena terlalu asyik mandi, ketiga anak tersebut tidak memperhatikan kondisi debit air sungai yang perlahan mulai meningkat.
Naiknya debit air yang cepat membuat ketiga korban tak mampu menyelamatkan diri dan terseret arus sungai yang deras. Masyarakat yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas melakukan upaya pertolongan. Berkat aksi cepat warga, dua orang anak berhasil diselamatkan. Namun, satu anak lainnya hilang terbawa arus. Masyarakat sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Gorontalo Utara segera melaksanakan briefing dan berangkat menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) pada pukul 16.50 WITA menggunakan Rescue Car tipe II dan truck personil, serta membawa peralatan pendukung lainnya. Tim menempuh perjalanan sekitar 1 jam dan tiba di lokasi pada pukul 18.00 WITA.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan koordinasi dan memulai penyisiran di sekitar LKP. Pada pukul 19.40 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban ketiga dalam keadaan meninggal dunia (MD). Korban ditemukan dengan jarak sekitar 47,33 meter dari LKP.
Berikut adalah data ketiga korban dalam kejadian tersebut:
-
Kaila Ismail (S), umur 8 tahun, alamat Desa Garapia (Selamat)
-
Wirna (S), umur 15 tahun, alamat Desa Garapia (Selamat)
-
Kania Humonggio (MD), umur 5 tahun, alamat Desa Garapia (Meninggal Dunia)
Basarnas kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anak, terutama saat beraktivitas di dekat sungai, terlebih dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras yang dapat memicu banjir bandang atau luapan air sungai yang cepat.